Koneksi Jalur Tangkil Selesai
Oleh: Humas PDAM - dibaca 1901 kali sejak 01/11/2017 13:59:17

PDAM Tetap Pantau Hingga Tiga Hari ke Depan

BOGOR – Pengerjaan relokasi dan koneksi pipa jalur transmisi sumber mata air Tangkil selesai pada Selasa siang (31/10/2017). Pasokan air mulai dialirkan ke Reservoir Rancamaya untuk kemudian disalurkan melalui jaringan pipa distribusi ke pelanggan di zona 1 sambil proses pemulihan jaringan (recovery) berjalan.
Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana menjelaskan, empat dari enam titik koneksi di jalur pipa sepanjang 14 kilometer tersebut rampung pada pukul 12:00 WIB. Empat titik tersebut antara lain dua di daerah pembangunan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), dan dua titik segmen kedua Bojongkoneng.
“Koneksi di Bojongkoneng baru satu segmen kita kerjakan, yaitu titik setelah jembatan. Satu titik lagi belum dapat kita kerjakan karena kondisi teknik yang tidak memungkinkan. Kami tidak mau mengambil risiko,” kata Syaban, Selasa sore (31/10/2017).


Syaban memprediksi, Reservoir Rancamaya akan terisi penuh pada Selasa malam. Jika volume reservoir sudah mencapai level yang cukup, petugas akan mengaktifkan pasokan ke pelanggan di zona 1 melalui jaringan pipa distribusi.
“Petugas sudah siaga di titik-titik jaringan pipa distribusi utama untuk proses buang udara yang terjebak di dalam pipa. Prosesnya bisa berlangsung beberapa hari hingga kondisi pengaliran benar-benar normal,” kata Syaban.
Selain melakukan proses normalisasi sistem pengaliran, Syaban telah menugaskan petugas untuk memantau titik koneksi. “Hingga tiga hari kedepan, titik koneksi akan terus kita pantau. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung kita tangani,” kata Dirtek.
Untuk penanganan gangguan, Syaban menambahkan telah menyiagakan armada tangki air dan tangki air hidrant umum (TAHU) di beberapa wilayah kritis zona 1. “Ini sebagai bentuk kompensasi PDAM terhadap pelanggan di zona 1 yang terganggu pelayanannya,” ujarnya.
“Kami mohon doa restu dari masyarakat Kota Bogor agar petugas PDAM di lapangan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” tutup Syaban. (humas dan sosial)