Tim Gabungan Perbaiki Pipa Bocor Bocimi
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2086 kali sejak 15/11/2017 09:51:30


BOGOR – Tim gabungan dari PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dan pelaksana proyek tol Bogor Ciawi Sukabumi bersama-sama memperbaiki kebocoran pipa HDPE diameter 500 mm di area pembangunan tol Bocimi Kampung Tengek Desa Cimande Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, Selasa (14/11/2017).
Pipa transmisi jalur sumber mata air Tangkil hasil relokasi di area proyek tol Bocimi sepanjang 700 meter yang selesai dikerjakan 30 Oktober diketahui bocor pada pekan lalu.
Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana mengatakan, PDAM bersama kontraktor proyek tol Bocimi bahu membahu mengerjakan pipa bocor di sekitar area pembanguan tol Bocimi. Ini bentuk sinergitas PDAM Kota Bogor bersama pelaksana pembangunan tol Bocimi.
“Mereka (pelaksana tol Bocimi) langsung sigap ketika ada laporan pipa bocor milik PDAM di areanya. Sementara kita mengerjakan apa yang harus kita kerjakan. Karena ada satu titik di mana hanya kita (PDAM) yang bisa mengerjakannya, karena perlu keahlian khusus sehingga bisa mempercepat dan memperlancar perbaikan agar sesuai target waktu yang sudah ditentukan,” kata Syaban, Selasa (14/11/2017).


Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika pengerjaan koneksi dan perbaikan bocor dilaksanakan pihak lain, maka akan terjadi keterlambatan waktu penyelesaian. Akibatnya, gangguan pelayanan air bersih ke pelanggan akan lebih lama.
Pengerjaan seluruh titik bocor tuntas pada Selasa (14/11/2017) malam pukul 19:00 WIB. Syaban mengapresiasi tim di lapangan yang menyelesaikan pengerjaan sesuai target waktu yang ditentukan. Pada pukul 20:00 WIB, pasokan air dari sumber mata air Tangkil dialirkan ke Reservoir Rancamaya. Satu jam kemudian, setelah level penampungan air raksasa itu dianggap cukup, aliran air mulai dialirkan ke pelanggan melalui jaringan pipa distribusi utama zona 1.


Petugas pun sudah siap melaksanakan mekanisme normalisasi sistem pengaliran dengan membuang udara yang terjebak di dalam pipa melalui washout dan hydrant. “Recovery (pemulihan sistem pengaliran) di wilayah zona 1 perlu sedikit waktu, karena kontur tanahnya yang berbukit-bukit. Mungkin bisa 2-3 hari, tergantung wilayah. Namun, kami upayakan cepat selesai, supaya pasokan air ke pelanggan bisa kembali normal,” jelas Ade.
Diketahui sebelumnya, perbaikan pipa bocor dari area pembangunan tol Bocimi mengakibatkan gangguan pelayanan di zona 1. PDAM telah menyiapkan langkah preventif dengan menyiagakan beberapa armada tangki untuk menyuplai air bersih ke rumah-rumah pelanggan.(humas dan sosial)