Optimis SPAM Katulampa Rampung Pertengahan 2018
Oleh: Humas PDAM - dibaca 792 kali sejak 19/12/2017 12:36:15

BOGOR – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Katulampa di Desa Cibanon Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor terus dikebut. Progres pengerjaan reservoir kapasitas 5000 meter kubik di kisaran 15-20 persen, sedangkan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) telah mencapai 30 persen.

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor selaku pengawas proyek optimis, program penambahan kapasitas produksi air bersih ini akan rampung pada pertengahan 2018, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan pelanggan.

Dalam dua hari (18-19/12), para pekerja sedang sibuk-sibuknya menuntaskan pengecoran pondasi lantai (sloop) reservoir menggunakan 600 kubik material semen cor. Pengerjaan dilakukan siang malam dengan melibatkan seratus personil.

“Alhamdulillah progres reservoir SPAM Katulampa sudah 15-20 persen. Teman-teman bekerja tiga shift, ada yang berkerja di bawah, ada yang ngawasin di atas, ada yang ngatur mobilisasi material di rest area (tol Jagorawi). Semua bersinergi, termasuk PDAM sebagai pengawas proyek,” kata Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Kota Bogor Syaban Maulana, Selasa (19/12).

Sementara untuk pembangunan WTP kapasitas 300 liter per detik, hingga minggu ketiga Desember pengerjaannya telah mencapai 30 persen. “Alhamdulillah bekisting (cetakan sementara) dinding tahap 1 sudah selesai. Saat ini persiapan pemasangan bekisting tahap 2. Insya Allah kita kerjakan bulan depan (Januari 2018),” tambah Ade Syaban, sapaan akrab Dirtek.

Meski pengerjaan dua bangunan penunjang SPAM itu masih di bawah 50 persen, Ade Syaban memastikan ketersediaan material (material on site) sudah 55 persen. “Material kita sudah tersedia cukup. Tinggal fokus pada pengerjaannya saja, insya Allah masih on the track,” kata Ade.

Dalam sebulan ke depan, pekerja akan menyelesaikan pengerjaan bekisting dinding tahap I untuk bangunan reservoir, dan bekisting dinding tahap 2 untuk WTP.

Syaban optimis, pengerjaan dua bangunan itu akan tuntas pada medio 2018. “Mudah-mudahan bangunan reservoir akan selesai pada bulan Mei dan WTP pada Juni atau Juli. Jadi Agustus bisa ujicoba, dan September bisa langsung difungsikan untuk melayani pelanggan. Mudahan-mudahan gangguan pelayanan di wilayah Cimahpar dan sekitarnya dapat tertangani,” harap Ade Syaban.

Kedepan, SPAM ini akan melayani pelanggan di sebagian wilayah 3 dan 4 yang beban pasokan air bersihnya sudah sangat berat. Selama ini, pasokan air bersih di zona 3 dan 4 berasal dari IPA Dekeng dan Cipaku yang kapasitas produksinya berkisar 2.100 liter perdetik. Jumlah ini dianggap tidak mencukupi untuk memenuhi ribuan pelanggan di wilayan tersebut.

Syaban mengharapkan para pelanggan dan masyarakat Kota Bogor dapat bersabar menunggu proyek-proyek pembangunan infrastutur PDAM selesai dikerjakan. “Yang pasti, kami tidak pernah diam. Setiap hari kami hanya berpikir bagaimana air di rumah pelanggan mengalir. Bagaimana masyarakat Kota Bogor di bisa seluruhnya dapat menikmati air PDAM,” ujarnya. (humas dan sosial)