Kementerian PUPR Fasilitasi PDAM Kota Bogor Tingkatkan Pelayanan Air Minum
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2232 kali sejak 19/01/2018 10:47:40

Sumber: http://sim.ciptakarya.pu.go.id

Pelayanan Air Minum yang berkelanjutan sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia termasuk wilayah kota Bogor. Dalam rangka menjamin kesinambungan Pelayanan Air Minum di Wilayah Kota Bogor, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sebagai public service telah menyusun Business Plan sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan air minum di kota Bogor untuk jangka menenga
Untuk menyempurnakan Business Plan yang telah dibuat, PDAM Kota Bogor menyelenggarakan acara Konsultasi Publik Business Plan PDAM Kota Bogor Tahun 2018-2022 di IPB International Convention Center, Selasa (16/01/2018).

Acara dibuka oleh Direktur Utama PDAM Kota Bogor dengan menghadirkan Direktur Pengembangan SPAM Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala Sekretariat BPPSPAM, Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Dirjen SDA, Kepala Bappeda Kota Bogor, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber dan Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR sebagai Keynote Speaker serta Tina Talisa sebagai moderator.

Direktur Utama PDAM Kota Bogor, Deni Surya Senjaya berharap dengan adanya Konsultasi Publik tersebut PDAM Kota Bogor bisa mendapatkan saran dan masukan atas Business Plan Kota Bogor Tahun 2018-2022 yang telah dibuat.

Dalam sambutannya, Dirjen Cipta Karya, Sri Hartoyo menyampaikan bahwa untuk mendorong pencapaian akses aman air minum 100% pada Tahun 2019, pemerintah mempunyai program Kota Binaan yang meliputi beberapa kegiatan.

Program ini merupakan satu kesatuan program dan dilaksanakan secara bersamaan (pararel), yaitu kegiatan pemanfaatan idle capacity, penurunanan Air Tak Berekening (ATR)/Non Non Revenue Water (NRW) dan penambahan kapasitas apabila pemanfaatan idle capacity dan penurunan NRW tidak memadai untuk mencapai sasaran 100% akses air minum aman.

Sebagai kota yang terpilih untuk mengikuti Program Kota Binaan, Sri Hartoyo berharap Kota Bogor dapat melakukan peningkatan pelayanan penyelenggaraan SPAM dan menjadi best practice bagi kota lain di seluruh Indonesia.

Kepala Sekretariat BPPSPAM, Bambang Sudiatmo menyampaikan saat ini, berdasarkan hasil penilaian kinerja PDAM yang telah dilakukan BPPSPAM tahun 2017. Hasilnya dari 378 PDAM yang dinilai kinerjanya, terdapat 209 PDAM (55,29%) berstatus sehat. Selebihnya 103 PDAM (27,25%) berstatus kurang sehat dan 66 PDAM (17,46%) berstatus sakit.

Jumlah PDAM yang sehat telah mengalami peningkatan, dibandingkan tahun 2016 sebanyak 198 PDAM dari 371 PDAM dan tahun 2015 sebanyak 196 PDAM dari 359 PDAM. PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor merupakan salah satu PDAM dengan kategori kinerja Sehat dengan cakupan layanan 85,8 persen.

Untuk mempertahankan predikat tersebut sebaiknya PDAM Kota Bogor menjaga sumber ketersediaan air baku dan menjaga kualitas jaringan yang dimiliki untuk menjaga kualitas dan kontinuitas layanannya.

Sebagai badan yang mempunyai tugas meningkatkan kinerja PDAM, BPPSPAM berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada PDAM untuk meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas layanannya kepada masyarakat.(*)