PDAM Telusuri Jalur Cipaku-Bubulak
Oleh: Humas PDAM - dibaca 4650 kali sejak 22/05/2018 09:59:30

BOGOR – Tim dari Bagian Transmisi dan Distribusi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menelusuri jalur pipa Distribusi dari Reservoir Cipaku di Kelurahan Cipaku Kecamatan Bogor Selatan hingga Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat sejauh 10-15 kilometer.
Petugas Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan dibantu personil Sub Bagian Penanggulangan Kebocoran bahu membahu jalur pipa menuju wilayah zona III setelah mendapat informasi gangguan pengaliran di wilayah Bubulak.
Sekretaris PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rinda Lilianti mengatakan, hingga Rabu siang (16/5/2018), petugas belum menemukan penyebab utama gangguan pasokan air bersih ke wilayah Bubulak dan sekitarnya.
“Hingga Rabu sore pukul 15:00 WIB, petugas gabungan masih menelusuri kemungkinan ada gangguan teknis pada jaringan pipa distribusi yang mengarah ke wilayah Bubulak. Mungkin ada pipa bocor atau tersebut, sehingga pasokan air bersih ke Bubulak tidak normal. Pipa bocor atau tersumbat bisa membuat tekanan air menjadi berkurang,” kata Rinda.
Selain mencari penyebab pada jalur pipa distribusi, PDAM juga meninyalir suplai air bersih terganggu akibat penurunan debit air baku. Petugas Sub Bagian Sumber dan Pengolahan mencatat, terjadi penurunan debit air baku di Intake Ciherang Pondok sebesar 50 liter perdetik dalam beberapa pekan terakhir.
“Operator Intake Ciherang Pondok melaporkan dalam beberapa pekan terakhir, tinggi air Sungai Cisadane di DAM Ciherang Pondok hanya sekitar 14 cm, padahal kondisi normalnya 40 cm. Debit air baku dalam kondisi normal 1800 liter perdetik, beberapa hari terakhir sekitar 1750 liter perdetik,” kata mantan Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Bogor itu.
Akibat penurunan debit air baku, pasokan air bersih ke reservoir Cipaku dan Pajajaran juga berkurang. Kapasitas Reservoir Cipaku dari kondisi normal xxxxx cm, turun jadi sekitar xxxxx cm. Akibatnya pasokan air bersih ke pelanggan pun terganggu.
“Tingginya sedimentasi di sungai Cisadane menurut kami, juga mempengaruhi penurunan debit air baku ke Intake Ciherang Pondok. Tindaklanjutnya, dalam waktu dekat kita akan mengeruk sampah, tanah dan batu-batuan di sekitar DAM Katulampa.
Sementara untuk menangani gangguan di wilayah Bubulak, Rinda menyebutkan PDAM sudah menyiapkan Tangki Air Hydrant Umum (TAHU). Petugas sudah berkoordinasi dengan Kelurahan Bubulak mencari titik pemasangan tangki portabel itu.
“Kalau tangki air sudah jalan dari beberapa hari lalu. Memang tidak mencakup keseluruhan warga yang membutuhkan. Untuk itu kami mohon maaf atas gangguan pelayanan ini,” tutup Rinda. (humas dan sosial)