Dewan Apresiasi Kinerja PDAM Tirta Pakuan
Oleh: admin - dibaca 4118 kali sejak 16/04/2014 11:45:36

Kinerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tahun 2013 mendapat apresiasi. Hal ini terungkap dalam Rapat Pembahasan LKPJ Walikota dengan DPRD Kota Bogor di Lor Inn Hotel Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Selasa (15/4).

”Dari hasil audit akuntan publik tahun 2013 patut mendapat apresiasi. Ini menunjukkan secara administrasi dan keuangan, Tirta Pakuan merupakan BUMD yang sehat, dan juga untung,” jelas Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor, Dadang Ruhiyana.

Dari aspek laba yang dihasilkan pada tahun 2013 mengalami peningkatan sekitar 32 miliar, dan ada peningkatan cakupan layanan sekitar delapan persen sehingga secara keseluruhan cakupan layanan sudah mencapai 74,6 pesen atau setara dengan 119.000 pelanggan.

Walau demikian, Dadang yang juga politisi PKS Kota Bogor ini meminta jajaran PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ”Sebagai BUMD, PDAM tidak hanya mencari untung semata. Namun, diamanatkan juga untuk menjalankan fungsi social,” jelas Dadang seraya mengingatkan target MDGs cakupan layanan 80 persen pada tahun 2015 harus bisa dicapai PDAM.

Selain itu, ada juga yang belum tercapai, yaitu penurunan kebocoran air sebesar satu persen dan target pemasangan sambungan untuk keluarga berpenghasilan rendah. “Kebocoran air malah meningkat, dan pemasangan untuk keluarga berpenghasilan rendah hanya 700 yang terpasang, dari target 1500 SL,” papar Dadang.

Pada rapat kerja tersebut, paparan kinerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Tahun 2013 disampaikan langsung oleh Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi. ”Terima kasih atas saran dan masukan dari Komisi B DPRD Kota Bogor, juga apresasi atas performa perusahaan kami di Tahun 2013. Semoga kami bisa memenuhi target cakupan layanan yang dicanangkan, yaitu sebesar 80 persen pada tahun 2015,” jelas Untung.

Ringkasnya, lanjut Untung, pihaknya akan memberikan pelayanan yang maksimal, baik dari segi teknis, maupun non-teknis, semisal pelayanan pembayaran rekening air. ”Insya Allah, pasokan air, dan juga kontinuitasnya di semua zona, terutama zona-zona yang sering mendapat gangguan, bisa ditekan seminimal mungkin,” ujar Untung.

Terpisah, hal senada juga disampaikan dari Komisi C DPRD Kota Bogor, H. Andi Surya Wijaya (ASW). Menurut ASW, performa PDAM Tirta Pakuan sudah baik. ”Secara umum, performanya bagus dan BUMD paling sehat. Sudah on the right track. Namun, tetap ada juga yang harus dibenahi. Cakupan layanan dan tingkat kebocoran masih menjadi PR teman-teman di PDAM Tirta Pakuan. Mereka harus bekerja keras untuk bisa memenuhi cakupan layanan sebagaimana diamanatkan dalam Perda, dan saya optimis mereka (PDAM, red) bisa melakukannya,” ujarnya.***