PDAM Kembali Bebaskan Tanah Cibanon
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3617 kali sejak 11/09/2014 20:52:02

 

 

PDAM Tirta Pakuan kembali melakukan pembayaran gati rugi pembebasan tanah proyek SPAM Katulampa. Kali ini sebanyak sembilan pemilik tanah di Desa Cibanon Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor dibayarkan uang ganti rugi di ruang rapat III, Komplek Perkantoran Pemkab Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong pada Kamis (11/9).

Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Untung Kurniadi, dari 22 total bidang tanah yang terkena proyek SPAM Katulampa sudah 17 bidang tanah yang dibebaskan. Rencananya dalam waktu dekat, lima bidang tanah yang belum dibebaskan akan kembali diundang untuk dilakukan negosiasi. “Kalaupun tetap menolak nanti akan kita tempuh konsinyasi dengan cara menitipkan uang ganti rugi di pengadilan,” kata Untung.

Pada kesempatan itu juga Untung mengucapkan terimakasih kepada para pemilik tanah yang bersedia tanahnya dibebaskan PDAM Tirta Pakuan untuk pembangunan SPAM Katulampa. Untung berjanji kedepan kehadiran SPAM Katulampa akan bermanfaat untuk warga sekitar. “Saya sangat berterimakasih atas pengertian warga yang bersedia tanahnya dibebaskan. Saya pastikan ganti rugi ini tidak akan merugikan warga,”kata Untung.

Sementara perwakilan warga, H. Saiful, meminta PDAM Tirta Pakuan untuk memperhatikan warga sekitar dan turut memberikan kontribusi terhadap kemajuan Desa Cibanon. “Saya harap silahturahmi dengan PDAM tidak terhenti sampai disini. Namun PDAM dapat memberikan kontribusi dan memperhatikan warga sekitar,” kata Saiful.

Hadir pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Burhanudin yang juga menjabat wakil panitia pembebasan tanah Pemerintah Kabupaten Bogor, Camat Sukaraja Makmun Nawawi, Kepala Desa Cibanon Ujang Supriadi. Sedangkan dari PDAM Tirta Pakuan hadir Direktur Umum Syaban Maulana, Sekretaris Perusahaan Hendra Setiawan, Kabag Perlengkapan Sidik, Kasubag Perencanaan Teknik Ardani Yusuf, Kasubag Sumber Makmur Gunawan,  Kasubag Rumah Tangga Hendra Permana serta Abdul Haris dan Suhendra dari sekretariat.