Cegah Longsor, PDAM Tanam 200 Bibit
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3900 kali sejak 18/03/2015 09:23:34

 

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H Untung Kurniadi menanam bibit pada acara penanaman 200 bibit pohon dalam rangka HUT ke-38 PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Intake Rancamaya Kelurahan Rancamaya Kecamatan Rancamaya Kota Bogor, (18/3). HUMAS DAN SOSIAL

 

Cegah Longsor, PDAM Tanam 200 Bibit

BOGOR – Tingginya risiko bencana alam, terutama longsor di kawasan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, mendorong PDAM Tirta Pakuan menggiatkan program reboisasi. Perusahaan air minum milik Pemkot Bogor ini menanam 200 bibit di kompleks Intak PDAM Tirta Pakuan Rancamaya, di Kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu  (18/3).

                Setidaknya ada tiga jenis bibit yang ditanam di sisi Sungai Cikereteg ini, yakni Mahoni, Durian dan Trembesi. Pohon-pohon produktif ini diyakini dapat mengurangi potensi bencana di daerah rawan longsor itu.

                Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H Untung Kurniadi menjelaskan, ketiga jenis bibit tersebut sengaja dipilih karena memiliki kemampuan menahan laju pergerakan tanah.  Mahoni dan Trembesi sangat berguna untuk memperkuat lapisan tanah. Sedangkan pohon durian sengaja dimanfaatkan agar bisa dikonsumsi.          

                “Daerah situ kan rawan longsor. Makanya kita tanam  Mahoni dan Trembesi, kan bisa jadi penguat tanah. Kalau durian, nantinya bisa dimakan para petugas yang jaga di sini,” kata Untung.

                Untung hadir bersama sejumlah pejabat di lingkungan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, seperti Direktur Umum H Ade Syaban Maulana, Kepala Bagian Perlengkapan dan Peralatan H Sidik Akbar, Kepala Bagian Pelayanan Pelanggan Hj Tutiek Heryati dan sejumlah pejabat teras lainnya.  Sementara dari Pemkot Bogor, dihadiri perwakilan Kelurahan Rancamaya, Asep Hermandi. Penanaman bibit pohon ini merupakan salah satu rangkaian HUT ke-38 PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.     

 Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H Untung Kurniadi (kanan) meninjau lokasi pengolahan air minum milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Intake Rancamaya di Kelurahan Rancamaya Kecamatan Rancamaya Kota Bogor, (18/3). HUMAS DAN SOSIAL 

                Dalam kesempatan itu, Untung bersama direksi dan pejabat menyempatkan diri meninjau sistem pengelohan air baku yang bersumber dari Sungai Cikereteg. Mantan Ketua Dewan Pengawas PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor ini menyebut kondisi debit air di Sungai Cikereteg dalam kondisi normal. Namun dia mengingatkan petugas di lapangan agar tetap fokus menganalisasa trafik debit sungai.  

                “Para petugas harus selalu waspada dan cermat mengamati turun naik air sungai. Segera berkordinasi dengan bidang terkait, karena air menjadi hajat hidup orang banyak,” kata Untung.

                Sementara itu Asep Hermandi yang mewakili Lurah Rancamaya Asep Suherman mengapresiasi langkah PDAM yang menggiatkan penghijauan melalui penanaman 200 bibit tanaman produktif ini. Dia menyebutkan, jumlah pohon di wilayahnya berkurang signifikan karena tingginya proyek pembangunan perumahan di Rancamaya.       

                “Rancamaya termasuk daerah rawan longsor. Kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang sudah menanam begitu banyak bibit tanaman. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan diikuti perusahaan atau organisasi lain,” kata Asep. (humas dan sosial)