Istana Bogor Terbantu PDAM
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3201 kali sejak 13/04/2015 12:24:18

MEGAH: Istana Bogor dari tampak depan (foto: istimewa)


Pasokan air bersih dari PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke Istana Bogor mengalir normal. Pihak istana bahkan mengapresiasi para petugas PDAM yang siaga 24 jam menjaga kualitas air hingga bisa digunakan Presiden RI Joko Widodo dan keluarga tanpa keluhan.

Staf Teknisi Air Istana Bogor, Kusnadi menuturkan, selama beberapa bulan terakhir Jokowi dan keluarga menggunakan air bersih yang dipasok PDAM Kota Bogor. Dia bersyukur orang nomor satu di Indonesia itu sama sekali tak pernah komplain soal ketersediaan air.

“Alhamdulillah kami terbantu dengan dukungan PDAM Kota Bogor. Pasokan dan kualitas airnya benar-benar terjaga. Pak Jokowi belum pernah komplain sampai sekarang, dan mudah-mudahan bisa terus seperti ini,” terang Kusnadi saat dijumpai di Kompleks Istana Bogor, Senin (13/4).

Dia menyebutkan, pasokan air ke kompleks Istana Bogor berasal dari dua sumber. Di bagian luar dari sumur, sedangkan bangunan dalam dari PDAM. “Air sumur kita gunakan untuk menyiram tanaman dan pepohonan, sedangkan yang dari PDAM untuk mandi dan konsumsi pada presiden. Makanya, benar-benar harus terjaga,” ujar pria asal Ciomas Kabupaten Bogor ini.

Kusnadi sudah 27 tahun mengurusi air Istana Bogor ini mengaku kagum dengan kesigapan petugas PDAM Tirta Pakuan, terutama dengan sistem distribusi dan pengelolaan airnya. Beberapa waktu yang lalu, cerita Kusnadi, air sering tak sampai ke istana karena jalur air terbagi dengan penduduk. Ini mengingat pasokan air ke istana berasal dari jalur Jl . Juanda yang terkenal padat. Makanya, PDAM menambah pasokan air dari jalur Jl. Otista.

“Dulu air PDAM sering bermasalah, jadi kita olah tekanannya di sini (Istana). Nah, dengan adanya pasokan dari dua jalur, kita benar-benar terbantu. Kita sangat mengandalkan air PDAM,” tegasnya.

Pria ramah itu menjelaskan, pasokan air menuju istana diatur tekanannya hingga 2-3 bar perhari. Jika terjadi gangguan, pihak istana mengandalkan groundtank Banyu Rini yang berada di kompleks istana. "Sebenarnya ada banyak groundtank kompleks istana, namun yang berfungsi hanya yang ada di Banyu Rini," urai Kusnadi. (HUMAS DAN SOSIAL)

 

TAK TERPAKAI: Staf Teknisi Air Istana Bogor, Kusnadi menunjukkan salah satu groundtank (tempat penampungan air) yang tak terpakai, akibat mesin pompa yang rusak, Senin (13/4). (foto: humas dan sosial)