PDAM Jadi Sarana Edukasi
Oleh: Humas PDAM - dibaca 5014 kali sejak 16/04/2015 11:14:00

 

 

Intalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Kelurahan Kertamaya Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor dikunjungi  dua institusi pendidikan dalam sehari, Kamis (16/4). Pagi sekitar jam 09.00, sebanyak 40 siswa TK Ibnu Hajar berkujung  ke Instalasi Pengolahan Air Dekeng. Siangnya  jam 13.00 mahasiswa Perikanan dan Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) datang untuk mengetahui proses produksi air.

Rombongan TK Ibnu Hajar  dipimpin  Nuraini yang didampingi guru lainnya yaitu Maya dan Isna Awaliah. Nuraini mengatakan kunjungan ini merupakan kegiatan pembelajaran luar kelas “Kami datang ke sini untuk memberi pembelajaran di luar kelas agar anak-anak tahu pentingnya air  dan sesuai tema belajar saat ini Api, Air, Udara,”ujar Nuraini.

Para siswa antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan Kasubbag Pengolahan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Iyan Sopian. Kemudian rombongan mendapat kesempatan berkeliling meninjau langsung seluruh bagian IPA Dekeng.”Kami berharap, adik-adik TK Ibnu Hajar, setelah pulang dari IPA Dekeng, jadi tahu proses pengolahan air  menjadi air minum dan semoga mereka bisa lebih menghargai dan menghemat air, juga peduli lingkungan," harap Iyan.

 

 

Siangnya Iyan menerima kunjungan mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan IPB  yang ingin mengetahui aplikasi atau proses pengolahan air pada sistem Instalasi Pengolahan Air di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Hal ini berkenaan dengan perkuliahan dan praktikum yang mereka pelajari dalam teknik pengolahan air secara teoritis.“Kami berharap melalui kunjungan ke IPA Dekeng dapat memperoleh pengalaman aplikasi proses-proses pengolahan air,” kata ketua rombongan Alianti Iswantari.

Kasubbag Pengolahan H. Iyan Sopian merasa bangga karena PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor selalu menjadi rujukan pembelajaran para siswa dari tingkat taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi.”Ternyata PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor bukan hanya tempat produksi air tapi juga menjadi tempat belajar untuk anak bangsa,” tutup Iyan.(Humas dan Sosial)