DPRD Pertimbangkan Asuransi Air Minum
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3030 kali sejak 25/04/2015 15:51:15

SETUJU: Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono (kedua dari kanan). (foto: humas dan sosial)

Sejumlah usulan mencuat saat Temu Pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Botani Square, Sabtu (25/4). Salah satunya wacana asuransi khusus bagi pelanggan PDAM untuk melindungi hak-hak konsumen. Rupanya, ini direspons serius oleh DPRD Kota Bogor.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Heri Cahono mengatakan, PDAM wajib melindungi konsumen dari kemungkinan munculnya ekses negatif dari penggunaan air bersih yang diproduksi. Apalagi katanya, air telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat, termasuk warga Kota Hujan.

“Air itu kan bagian yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Air yang berasal dari PDAM kita manfaatkan untuk masak, mandi, dan lain-lain. Dan saya kira risiko terhadap bahaya yang timbul tetap saja ada, dan bukan tidak mungkin mengganggu kesehatan kita. Misalnya, karena tercemar lalu menimbulkan gatal-gatal, dan lain sebagainya,” kata Heri.

Politisi Partai Golkar ini kemudian mendorong Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Untung Kurniadi membuat terobosan untuk mengatasi hal ini. Tirta Pakuan diminta merintis sebuah sistem yang bisa melindungi pelanggannya secara maksimal.

“Kami setuju kalau PDAM bisa merintis sebuah sistem perlindungan konsumen. Karena konsumen itu kan raja, ya harus dilindungi. Harus mendapatkan pelayanan dan kenyamanan yang maksimal. Namanya juga antisipasi,” ujar Heri.

Namun, lanjut dia, PDAM tak perlu risau dengan anggarannya. Direksi dan manajemen bisa menggandengan perusahaan asuransi yang bonafit dengan skema pembayaran premi yang sederhana. “Misalnya kita naik kereta. Dalam tiketnya kan sudah tercantum bea premi asuransi. Atau seperti pesawat jatuh yang kemarin, keluarga penumpang bisa dapat Rp 2 miliar. Kan mungkin tidak berat juga,” kata pria lulusan IPB ini. (humas dan sosial)