Tirta Pakuan Cetak Laba Rp 36 Miliar
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2807 kali sejak 01/05/2015 02:58:05

Total Aset Naik Jadi Rp 428 Miliar

MENGGEMBIRAKAN: Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi memaparkan program kerja PDAM di hadapan Walikota Bogor Bima Arya dalam Temu Pelanggan di Botani Square, Sabtu (25/4/2015). (foto: humas dan sosial)

Sumber: Bogor Today


BOGOR, TODAY – Perusahan Daerah Air Minum Tirta Pakuan kembali membukukan prestasi kinerja yang menarik. Hal ini bisa dilihat dari total laba berjalan tahun 2014 yang mencapai Rp 36 miliar, naik dibandingkan tahun buku 2013 yang hanya Rp 32 miliar.

Yang menarik, total aset PDAM Tirta Pakuan juga naik cukup fantastis menjadi Rp 428, 7 miliar dibanding tahun sebelumnya yang baru Rp 361,3 miliar. “Pencapaian ini merupakan hasil kerja tim dan berkat dukungan Bapak Walikota,” kata Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi kepada Bogor Today, Rabu (29/4/2015).

Dengan pencapaian kinerja keuangan seperti itu, PDAM Tirta Pakuan mendapat predikat “Baik” dengan capaian nilai kinerja 69, 40. Hal ini sesuai dengan evaluasi penilaian kinerja yang mengacu pada Kepmendagri No 47 Tahun 1999 dan hasil penilaian audit kantor akuntan publik Drs Haryo Tienmar.

Untung berharap, ke depan PDAM Tirta Pakuan dengan tim direksi yang lebih solid dan fokus pada pekerjaan, akan mampu mencetak laba yang lebih besar lagi. Apalagi saat ini perusahaan tengah fokus meningkatkan jumlah pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan berbagai kemudahan bagi pelanggan.

Saat ini, total pelanggan PDAM Tirta Pakuan sebanyak 130.000 pelanggan. Akhir tahun ini ditargetkan akan meningkat menjadi sekitar 150.000 pelanggan. “Untuk meningkatkan cakupan layanan hingga 85-90 persen pada tahun 2016, kami membutuhkan tambahan modal kerja yang cukup besar,” ujar Untung.

Saat ini cakupan layanan PDAM Tirta Pakuan sudah mencapai 79, 24 persen. Beberapa inovasi layanan yang sudah dijalankan PDAM Tirta Pakuan saat ini antara lain pemasangan sambungan baru secara online, pembayaran langganan secara online melalui sejumlah bank BUMN. Di antaranya Bank BNI, Bank Mandiri, Mandiri Syariah, BRI, BRI Syariah, BTN, dan BJB. Serta beberapa bank swasta seperti CIMB Niaga, OCBC NISP, Bank Panin, dan Bukopin. Pelanggan pun dapat membayar tagihan airnya di Kantor Pos dan lokat-loket konvensional.

Untuk mendukung program Walikota Bogor menciptakan tata kelola BUMD yang bersih dan bebas korupsi, Untung juga belum lama ini meluncurkan aplikasi Whistle Blower. Aplikasi ini berfungsi untuk melakukan kontrol terhadap perilaku para karyawan PDAM Tirta Pakuan. Melakui aplikasi ini, masyarakat bisa melaporkan perilaku menyimpang petugas PDAM.(*)