Harkitnas, Momen Peningkatan Layanan
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2506 kali sejak 20/05/2015 09:33:08

SIDAK: Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi (tengah) didampingi Direktur Umum PDAM Kota Bogor, H. Syaban Maulana (kanan) dan Kepala Bagian Perencanaan dan Pengawasan Teknik Jamalis, saat sidak di Jalan Jalak Harupat Kota Bogor, beberapa waktu lalu. (foto: sekretariat)


Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei tak harus dirayakan dengan acara-acara seremonial. Hari bersejarah bangsa Indonesia untuk memperingati berdirinya Boedi Oetomo sebagai tonggak awal perjuangan merebut kemerdekaan itu sejatinya menjadi momentum untuk bekerja lebih keras.

“Jika kita kembali kepada sejarah, kebangkitan nasional merupakan peristiwa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme diikuti dengan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Selama masa penjajahan semangat kebangkitan nasional tidak pernah muncul hingga berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928,” beber Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi, Rabu (20/5/2015)

Untung mengatakan, peringatan Harkitnas ke 107 pada tahun ini harus dimaknai secara komprehensif. Artinya, seluruh elemen pada PDAM harus bekerja lebih nyata dan meningkatkan, demi mencapai berbagai target perusahaan yang diimplementasikan dalam Program Kerja Prioritas 2015.

Sejumlah tugas berat menanti Untung dan seluruh jajarannya untuk menggapai target prioritas 2015. Antara lain raihan pelanggan 11.000 sambungan langsung (SL), penurunan kehilangan air 1,7 %, pelayanan 3K 24 Jam, ganti meter 22.407 meter air secara periodik, tera meter pelanggan 16.000 buah, dan efektivitas penagihan sebesar 98 persen. Ini belum termasuk cakupan layanan 80 persen pada akhir 2015, dan 100 persen pada 2019 sesuai sasaran MDGs.

“Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, seluruh elemen di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor harus bahu-membahu membangun, menggerakkan PDAM ini kearah yang lebih baik. Peningkatan pelayanan publik dan penambahan cakupan pelayanan merupakan implementasi nyata yang harus diwujudkan,” kata mantan Ketua Dewan Pengawas PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor ini.(humas dan sosial)