Sebelum Mudik, Jangan Lupa Tutup Kran Utama
Oleh: Humas PDAM - dibaca 12249 kali sejak 15/07/2015 10:17:47

SIARAN: Kesubag Pengaliran PDAM Kota Bogor, Asep Supriatna (kiri) dan Kasubag Kebocoran PDAM Kota Bogor, Dani Rakhmawan saat siaran Sosialisasi PDAM di RRI Bogor, Selasa (14/7/2015). (foto: humas dan sosial)


Anda berencana pulang kampung mengisi liburan Lebaran tahun ini? Ada baiknya Anda pastikan seluruh kran air di rumah tertutup sempurna. Jika sampai lupa, sangat mungkin tagihan air bakal melonjak tajam di bulan berikutnya, karena ada indikasi kebocoran air pada pipa setelah meteran.

Kepala Sub Bagian Kebocoran PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Dani Rakhmawan mengatakan, salah satu cara untuk mengetahui kebocoran air di pipa di rumah pelanggan adalah dengan menutup seluruh kran air, termasuk kran utama (stop kran). Jika seluruh kran sudah ditutup sempurna, namun meteran air masih berputar, berarti sangat mungkin ada kebocoran pipa di rumah pelanggan.

“Ini penting, jangan sampai ketika balik ke rumah setelah mudik, tagihan airnya melonjak. Ternyata memang ada kebocoran di pipa setelah meter. Menurut aturan, jika ada kebocoran setelah meteran, itu menjadi tanggung jawab pelanggan. Makanya, harus ada langkah antisipasi,” ujar Dani, saat mengisi siaran Program Sosialisasi PDAM di RRI Bogor, Selasa (14/7/2015).

Dia pun mengimbau pelanggan agar menutup kran utama yang berada di meteran air. Kalau air terus mengalir dan stop kran tidak ditutup, dikhawatirkan air yang ada di dalam rumah terus mengalir sehingga kran di dalam bisa jebol. “Kalau kran jebol, maka tagihan rekeningpun akan naik. Biasanya justru kami yang dikomplain,” ucap Dani.

Siaran bertajuk persiapan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dalam menghadapi lebaran 1436 H ini juga diikuti Kepala Sub Bagian Pengaliran PDAM Kota Bogor, Asep Supriatna, serta Kepala Sub Bagian Humas dan Sosial, Nerry Agustina. Asep memastikan PDAM berupaya memastikan pasokan air ke pelanggan tetap prima.

“Kita sudah siapkan petugas piket yang akan langsung turun kalau ada keluhan atau laporan dari pelanggan. Kalau membutuhkan bantuan tangki air, armada kita sudah siap. Tinggal telepon call center kami di 0251-8324111,” kata Asep.

PDAM pun mengimbau pelanggan untuk membayar tagihannya sesuai jadwal pembayaran khusus bulan ini. Nerry Agustina mengatakan ada penyesuaian jadwal pembayaran tagihan rekening air pelanggan untuk Juli 2015. Khusus untuk bulan ini, pembayaran terakhir ditetapkan pada tanggal 22, dari biasanya setiap tanggal 20. Hal ini terkait dengan penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1436 H Tahun 2015.

Nerry menuturkan, selain penetapan batas akhir pembayaran tagihan, waktu operasional loket pun akan disesuaikan dengan jadwal libur dan cuti bersama lebaran. Loket PDAM akan ditutup pada Kamis (16/7/2015), dan dibuka kembali pada Rabu (22/7/2015).

“Hari terakhir operasional loket pembayaran pada Rabu (15/7/2015) pukul 14:30, tutup Kamis (16/7/2015), dan dibuka kembali Rabu (22/7/2015) mulai pukul 08:00. Sedangkan denda keterlambatan pembayaran rekening air khusus bulan Juli mulai berlaku dari tanggal 23. Jadi jangan sampai lupa,” kata Nerry. (humas dan sosial)