Walikota: Seluruh Kios Pasar Anyar Wajib Pakai Air PDAM
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3683 kali sejak 23/07/2015 00:59:14

SIDAK: Walikota Bogor Bima Arya didampingi Dirut PDAM Kota Bogor Untung Kurniadi, unsur Muspida dan anggota DPRD Kota Bogor sidak Pasar Anyar, Rabu siang (22/7/2015). (foto: humas dan sosial)

Walikota Bogor, Bima Arya menegaskan, seluruh kios di Pasar Anyar Bogor wajib menggunakan air dari PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Ini juga berlaku bagi 610 kios baru hasil penataan PKL jelang Ramadhan lalu.

Saat sidak keliling Pasar Anyar usai halalbihalal Rabu (22/7/2015), Bima melarang pedagang menggunakan air bawah tanah. “Iya dong, harus pakai air PDAM, masak pakai air bawah tanah. Jangan suka merusak lingkungan,” kata Bima.

Bima pun berpesan kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor agar ikut mengawal program penataan PKL ini. Dalam sidak yang juga diikuti Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Untung Kurniadi, Bima menginginkan agar perusahaan milik Pemkot Bogor ini waspada terhadap potensi kebocoran pipa.

“Saya minta selama sebulan ini, PDAM juga ikut fokus menjaga penataan, seperti dinas-dinas lain. Awasi terus pipa-pipa bocor dan sistem pengalirannya. Pokoknya pelayanannya harus prima,” kata ujar Bima.

Direktur Utama PDAM Kota Bogor siap menjalankan instruksi tersebut. Dia menyebutkan, PDAM Tirta Pakuan memiliki program penambahan 11.000 pelanggan baru pada akhir tahun ini. “Nah, penataan PKL ini selaras dengan program kita itu,” kata Untung.

Untung pun telah mengintruksikan jajarannya, terutama Subag Pengaliran dan Subag Kebocoran agar juga fokus pada penataan Pasar Anyar. “Petugas kita siap 24 jam apabila ada laporan kebocoran pipa atau ada kios yang kekurangan air. Tapi syaratnya, pendaftarannya harus sesuai aturan di PDAM,” kata Untung. (humas dan sosial)