PDAM Jaga Kualitas Air Saat Kemarau
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3837 kali sejak 06/08/2015 07:40:03

SIARAN: Kabag Produksi PDAM Adi Gunadi (kiri) dan staf Humas dan sosial PDAM, Yuyus Yustiatin saat menjadi narasumber program Sosialisasi di RRI Bogor, Kamis (6/8/2015). (foto: humas dan sosial)


PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tetap menjaga kualitas air dan pasokan ke pelanggan selama musim kemarau. Meski ada penurunan debit air,terutama yang bersumber dari mata air, produksi air PDAM masih normal. Bahkan kapastitas idela (idle capacity) sebesar 160 liter perdetik masih cukup untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat Kota Bogor yang saat ini mengalami kekeringan.

Kepala Bagian Produksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Adi Gunadi menyatakan, kualitas air yang disalurkan ke pelanggan pada musim kemarau tetap terjaga. Petugas dari sub bagian Laboratorium setiap hari memeriksa kualitas air di sejumlah wilayah yang dipilih secara acak.

“Ada delapan petugas dari Sub Bagian Laboratorium yang berkeliling menguji kualitas air PDAM. Mereka ingin menjamin bahwa kualitas air PDAM Kota Bogor sudah sesuai dengan Permenkes No 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum,” jelas Adi saat menjadi narasumber dalam program Sosialisasi PDAM di RRI Bogor, Kamis (6/8/2015).

Adi mengakui, ada beberapa pelanggan yang mendapati air di kediamannya keruh saat musim kemarau. Menurut dia, air keruh yang keluar dari kran pelanggan bukan akibat kualitas air baku PDAM yang menurun akibat kemarau, tapi karena ada penggumpalan sedimentasi di pipa atau kran di rumah pelanggan yang jarang dibuka.

“Ada kemungkinan saat kondisi pipa sedang kosong, sedimentasinya menggumpal. Ketika air kembali mengalir, sedimen ini ikut sampai ke rumah pelanggan. Atau mungkin juga karena kran jarang dibuka, akibat pelanggan tak tinggal di rumah itu. Karena jarang dibuka, sedimen menumpuk di ujung kran. Nah ketika kran dibuka, air jadi kelihatan keruh,” beber Adi.

Antisipasinya, Adi menyarankan agar pelanggan membuang sebagian air yang keruh itu. “Silakan buang sebentar saja. Biasanya kalau sudah dibuang, air kembali jernih. Jika masih keruh, silakan lapor ke kantor PDAM dengan bawa sample air. Kami bisa langsung cek,” tutur Adi.(humas dan sosial)