PDAM Siap Pasok Air Bersih ke Lapas Paledang
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3479 kali sejak 17/08/2015 20:46:29

BERBAUR: Dirut PDAM Kota Bogor, Untung Kurniadi (kiri) dan Walikota Bogor, Bima Arya berbaur bersama warga pada acara Pesta Rakya di Situ Gede, Senin (17/8/2015). (foto: humas dan sosial)

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor siap memasok air bersih siap minum ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Paledang. Bantuan suplai air dari perusahaan air minum milik Pemkot Bogor ini diharapkan mampu mengatasi krisis air bersih yang dialami ribuan warga binaan di lapas tersebut.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Untung Kurniadi mengatakan, Walikota Bogor telah menginstruksikan PDAM agar menyediakan air bersih siap minum kepada warga binaan di Lapas Paledang. Untung lantas memerintahkan Sub Bagian Pengaliran mensurvai lokasi untuk memastikan cara memasok air.

“Saya telah berkordinasi dengan Kalapas Paledang (Dwi Nastiti), besok (18/8/2015) bakal ada petugas dari PDAM yang akan memeriksa terlebih dahulu ke kompleks Lapas. Kita akan lihat, apa yang bisa dilakukan PDAM berdasarkan instruksi Bapak Walikota,” kata Untung di sela-sela menghadiri Pesta Rakyat di Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Senin (17/8/2015).

Untung bahkan berencana menempatkan kran air siap minum di empat blok lapas apabila kondisinya memungkinkan. PDAM pun akan membuat MoU dengan pihak Lapas Paledang dalam penyediaan air bersih untuk narapidana.

Terkait pasokan air bersih kepada warga Kota Bogor yang terkena dampak kekeringan, Untung memastikan bantuan air dari PDAM Kota Bogor tak akan dihentikan. Intruksi Walikota Bogor kepada PDAM untuk menyalurkan 4.000-6.000 liter air bersih setiap hari masih berlaku hingga saat ini.

“Jika ada warga yang merasa membutuhkan bantuan air bersih, silakan saja kirimkan permohonan secara tertulis kepada PDAM. Nanti kami akan kirimkan mobil tangki yang bisa digunakan untuk warga,” tutur Untung.

Sebelumnya, Walikota Bogor Bima Arya mengintruksikan PDAM untuk menyiapkan langkah strategis mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga binaan di Lapas Paledang. “Saya baru dapat informasi bahwa penjara (Lapas Paledang) itu sempat kekeringan. Berbahaya sekali. Saya intruksikan kepada PDAM agar kordinasi dengan Kalapas untuk membuka saluran air baru. PDAM harus siaga terus,” kata Bima.

Menurut Bima, Pemkot Bogor terus berusaha memenuhi kepentingan semua warga tanpa membedakan kelompok tertentu, termasuk para narapida. Jika warga lain bisa menikmati air dari PDAM, begitu juga dengan para warga binaan.

"Kemarau yang terjadi belakangan memang membuat situasi sulit. Namun kita berupaya agar warga bisa mendapat air. Kita sudah menyuplai air bersih ke kelurahan untuk membantu warga yang terkena imbas kekeringan," ujar Bima. (humas dan sosial)