Kementerian PUPR Komitmen Suport PDAM Kota Bogor
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2788 kali sejak 03/10/2015 12:09:36

DUKUNG PENUH: Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Andreas Setiono memberikan arahan pada Rapat Sinkronisasi dan Koordinasi Rencana SPAM Kota Bogor 2015-2019 Dalam Rangka menunjang Target RPJMN Sektor Air Minum 100%, di Savero Hotel Bogor, Jumat (2/10). (foto: humas dan sosial)


KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen penuh mendukung PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dalam pencapaian target layanan 100 persen pada 2019. Komitmen ini disampaikan langsung oleh dua direktorat jenderal (Dirjen), yakni Dirjen Cipta Karya dan Dirjen Sumber Daya Air, pada Rapat Sinkronisasi dan Koordinasi Rencana SPAM Kota Bogor 2015-2019 Dalam Rangka menunjang Target RPJMN Sektor Air Minum 100%, di Savero Hotel Bogor, Jumat (2/10).

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU&PR Andreas Sutiono mengatakan, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor masuk kategori PDAM sehat, baik secara kinerja keuangan maupun pelayanan. Dasar ini kemudian menempatkan perusahaan daerah yang dikomandoi Untung Kurniadi ini menjadi salah satu dari 17 PDAM binaan 100 persen Akses Aman Air Minum oleh Kementerian PUPR pada Rabu (30/9) lalu.

Di Jawa Barat, hanya ada dua PDAM yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai kota binaan akses aman air minum itu, yakni Kota Bogor dan PDAM Kota Cirebon. Kota-kota besar lain yang masuk di antaranya PDAM Kota Palembang, Magelang, Pontianak, Solo, Samarinda, Balikpapan, Kota Malang dan Kota Surabaya.

“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Walikota Bogor Pak Bima Arya yang PDAM-nya terpilih sebagai salah satu dari 17 PDAM binaan Kementerian PUPR. Keterpilihan ini tentu berkat adanya komitmen tinggi dari dari walikota dan jajarannya, termasuk jajaran PDAM Kota Bogor sendiri, dalam mengembangkan pelayanan air minum kepada masyarakat,” kata Andreas.

Dirjen Cipta Karya juga memberikan apresiasi kepada Dirut PDAM Kota Bogor Untung Kurniadi yang yakin PDAM Tirta Pakuan dapat mencapai cakupan layanan 100 persen lebih cepat dari target pemerintah pusat. Dari target 2019, Untung percaya diri Kota Bogor bisa mencapainya pada 2017 asal di mendapat support dana dari pemerintah pusat.

Dukungan juga disampaikan Kepala Pusat Air Baku dan Air Tanah Dwi Sugianto yang mewakili Dirjen SDA Mudjiadi. Dwi menegaskan Direktorat Jenderal SDA Kementerian PUPR siap membantu pencapaian target layanan 100 persen pada 2019. Pihaknya selalu berkordinasi dengan Dirjen Cipta Karya untuk peningkatan layanan air minum di Kota Bogor, terutama pengembangan SPAM Katulampa yang sedang digarap serius.

“SPAM Katulampa ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat Kota Bogor. Ini untuk menunjang program pemerintah pusat, yaitu mempercepat sasaran target cakupan MDGs. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendukung Kota Bogor,” kata Dwi. (humas dan sosial)