PDAM Segera Relokasi Pipa Bocimi
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2466 kali sejak 22/10/2015 17:50:14

Kordinasi dengan MNC Group, Minimalisir Gangguan Layanan

AKAN DIRELOKASI: Di lokasi inilah jalur pipa PDAM berada. Jalur pipa ini akan direlokasi karena terlintasi Jalan Tol Bocomi. (humas dan sosial)

PROYEK pembangunan Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocomi) tahap I sepanjang 15 kilometer ternyata berdampak kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Sebab pengerjaan untuk ruas Bogor-Ciawi-Cigombong itu melintasi di jalur perpipaan milik PDAM Kota Bogor. BUMD milik Pemkot Bogor ini pun menyusun program relokasi agar jalur pipa tidak mengganggu distribusi air ke pelanggan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H Deni Surya Senjaya mengatakan, PDAM akan merelokasi pipa transmisi jalur sumber mata air Tangkil yang terdampak pembangunan Tol Bocimi di Desa Bojong Koneng Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. PDAM telah berkordinasi dengan PT MNC Tol Investasma (MNC group) sebagai investor untuk membantu pemindahan pipa.

“Pembangunan tol itu ternyata melintas di jalur pipa kita. Ini bahaya kalau tidak segera direlokasi. Kita sudah kordinasi dengan pihak MNC Group untuk membantu penanganannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terealisasi,” kata Deni di ruang kerjanya, Rabu (21/10).

Deni belum bisa memastikan waktu pelaksanaan relokasi, namun diupayakan dilakukan pada tahun ini juga. PDAM sendiri tidak mengeluarkan anggaran sedikitpun untuk pemindahan pipa sejauh 600 meter ini, karena seluruh pembiayaan ditanggung seluruhnya oleh perusahaan milik konglomerat Hary Tanoesoedibyo ini.

“Pengerjaan relokasi dan anggarannya ditanggung oleh pihak MNC, PDAM hanya merencanakan dan mengawasi,” tegas Deni.

Meski demikian PDAM tetap bertanggungjawab pada sistem pengaliran pasca relokasi. Belajar dari relokasi pipa transmisi AC 21 inchi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi di Kecamatan Caringin awal Oktober lalu, PDAM merasa perlu menyusun langkah teknis untuk mengantisipasi potensi gangguan pengaliran, terutama di zona layanan I.

“(Pengerjaan relokasi) pasti akan muncul gangguan, seperti yang terjadi saat relokasi Caringin. Daerah-daerahnya terdampaknya pun hampir sama, yakni sebagaian wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Timur. Tapi kami upayakan penanganan gangguannya tidak terlalu lama, karena pengerjaannya tidak sesulit relokaksi di Caringin,” urai Deni.

Deni menjelaskan ada beberapa perbedaan karakter pengerjaan relokasi pipa antara Caringin dengan lokasi tol Bocimi, salah satunya adalah tekstur tanah. Jika saat perbaikan pipa Caringin lokasinya rentan longsor karena tekstur tanah yang labil, relokasi di area tol Bocomi ini relatif lebih stabil. PDAM pun sudah menyiapkan segala kebutuhan teknis, termasuk metode dan penyiapan perangkat perpipaan dan asesorisnya, sehingga ada waktu persiapan yang cukup lama.

“Kita mengupayakan pemasangan pipa dan koneksinya tidak terlalu lama, karena akan membuat udara yang masuk ke pipa lebih banyak. Kalau banyak udara yang terjebak dalam pipa, ini bakal menyulitkan recovery. Kita belajar dari relokasi dan koneksi pipa di Caringin saja,” tutur Deni.(humas dan sosial)