PDAM Tingkatkan Layanan di Zona IV
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3046 kali sejak 28/10/2015 15:48:17

Pasang Pipa HDPE dari Rumdin Walikota Sampai Warung Jambu

PASANG PIPA: Petugas membuat lubang galian untuk pipa HDPE di dekat Polses Bogor Utara. (foto: humas dan sosial)

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor memasang pipa high-density polyethylene (HDPE) di Jalan Raya Pajajaran dari sekitar Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Bogor hingga Warung Jambu Kecamatan Bogor Utara. Pipa berukuran 600 mm (24 inch), 400 mm (16 inch) dan 300 mm (12 inch) ini akan disuplai dari reservoir 12.000 m3 yang ada di Jalan Pajajaran ke sebagian pelanggan di zona IV.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H Untung Kurniadi mengatakan, pemasangan pipa HDPE sejauh 3.325 meter ini merupakan program prioritas PDAM pada 2015. Program ini juga merupakan salah satu strategi direksi dan manajemen untuk meningkatkan layanan dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3).

“Pipa HDPE tersebut nantinya bisa mengalirkan air dari reservoir kapasitas 12.000 meter kubik dengan maksud memperbaiki sistem pengaliran, terutama kontinuitas pengaliran. Mengingat saat ini ada keluhan pelanggan di wilayah zona IV seperti Warung Jambu, Bantarjati, Kedung Halang Talang dan perumahan Villa Bogor Indah 1, 2 dan 3,” ujar Untung di ruang kerjanya, Rabu (28/10).

Pengerjaan pemasangan pipa HDPE ini dimulai Minggu (25/10) dan diharapkan tuntas pada akhir tahun ini. Untung berharap setelah pemasangan pipa pararel ini selesai, pelanggan di zona IV bisa lebih menikmati layanan air bersih dari PDAM Kota Bogor. “Jika pemasangannya selesai, bisa langsung kita lakukan koneksi. Airnya bisa langsung mengalir ke rumah pelanggan lebih kencang lagi,” ujar dirut.

BORING: Penggalian lubang menggunakan metode boring agar lebih efektif saat pemasangan pipa. (foto: humas dan sosial)

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Deni Surya Sanjaya mengatakan, pengerjaan pemasangan pipa HDPE ini menggunakan metode Boring. “Sistem Boring ini kita pakai dengan maksud agar tidak terlalu merusak utilitas yang ada, dan keladamannya pun lebih terjamin,” kata Deni.

PDAM pun akan berupaya maksimal untuk meminimalisir gangguan lalu lintas akibat pemasangan pipa HDPE ini. “Kami mohon maaf kepada masyarakat yang menggunakan trotoar atau Jalan Pajajaran atas adanya pengerjaan pemasangan pipa ini. Kami upayakan pemasangannya dikerjakan secepat mungkin agar masyarakat tidak terlalu tertanggu,” tutup Deni. (humas dan sosial)