Pembahasan Program 2016 Dikebut hingga Shubuh
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3279 kali sejak 04/11/2015 20:08:24

DIKEBUT: Dirut PDAM Kota Bogor H. Untung Kurniadi (kiri) memimpin Rapat Kerja Penyusunan RKAP 2016 yang dimulai Selasa pagi (3/11) dan berakhir Rabu shubuh (4/11) di Ruang Rapat Utama PDAM. (foto: humas dan sosial)

DIREKSI dan manajemen PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengadakan Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2016. Rapat yang melibatkan seluruh pejabat dari tingkat direksi, kepala bagian dan kepala sub bagian ini berlangsung secara marathon dari Selasa pagi (3/11) hingga Rabu shubuh (4/11) di Ruang Rapat Utama PDAM Kota Bogor.

Rapat Kerja ini merupakan sarana konsolidasi dalam merumuskan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai target Perusahan pada tahun 2016 yang diwujudkan dalam RKAP Tahun 2016. Rapat Kerja ini juga merupakan wadah untuk melakukan pertukaran informasi dan saling bersinergi memberi motivasi sehingga seluruh sumber daya perusahan dapat saling bersinergi mencapai tujuan perusahaan.

Secara resmi, Rapat Kerja ini dibuka oleh Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Untung Kurniadi didampingi Direktur Umum H. Syaban Maulana dan Plt Direktur Teknik H. Deni Surya Senjaya. Dalam sambutannya Dirut Untung meminta para jajarannya untuk merapatkan barisan dan lebih agresif dalam bekerja untuk menggapai target cakupan layanan air bersih 100 persen pada 2017.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan cakupan akses sanitasi dan air minum hingga 100 persen pada 2019. Tetapi Pak Walikota Bogor minta target itu dipercepat pada 2017. Dan kita sudah berkomitmen mewujudkan target itu. Nah, tidak ada istilah lain selain bekerja, bekerja dan bekerja,” seru Untung.

Sejumlah isu penting jadi bahasan utama pada rapat yang menjadi agenda rutin tahunan perusahaan ini. Di antaranya penetapan target raihan pelanggan baru sebanyak 12.000 sambungan langsung (SL), penurunan tingkat kehilangan air (Non Revenue Water/NRW) sebanyak 2,5 persen, efisiensi penagihan sebesar 95 persen, penerapan layanan kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) 24 jam, pergantian 45.570 unit meter air pelanggan, bacaan 100 persen meter air dan lain-lain.

“PDAM Kota Bogor pun akan memperbanyak pelatihan bagi para pegawai untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan dan etos kerja. Pelatihan bisa dilakukan di luar (outbound training) atau di dalam (in house training),” kata Untung.(humas dan sosial)