Ganti Pipa, PDAM Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Oleh: Humas PDAM - dibaca 5396 kali sejak 24/04/2016 14:12:37

EKSPOSE: Pjs Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya memaparkan program PDAM Kota Bogor saat Temu Pelanggan di lapangan vollyball RW 07 Kelurahan Ciwaringin, Jumat (22/4).

Cakupan pelayanan PDAM Tirta Pakuan di wilayah Kecamatan Bogor Tengah sudah mencapai 97%. Cakupan serupa diharapkan juga bisa tercapai di wilayah kecamatan lainnya. Harapan ini diungkapkan Pjs Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan H. Deni Senjaya pada temu pelanggan di lapangan vollyball RW 07 Kelurahan Ciwaringin, Jumat (22/4).

Pihaknya menyadari pelayanan yang diberikan masih belum optimal. Khususnya untuk warga di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Tengah dan Bogor Barat, karena masih mengalami gangguan pelayanan di pagi dan sore hari. Selama ini Kecamatan Bogor Tengah berada pada pelayanan zona 4 yang airnya dipasok dari reservoar Pajajaran yang berkapasitas 12.000 m3 dan airnya berasal dari WTP Dekeng.

Untuk mengatasi gangguan tersebut Deni menyarankan, warga menampung air pada malam hari, karena pada saat itu PDAM mempunyai kelebihan tekanan air. Kedepannya PDAM akan memperbaiki sistem pengaliran, antara lain dengan mengoperasikan reservoar di Jl. Merdeka. “Pada tahap pertama reservoar ini berkapasitas 3.000 M3 dan akan menjadi 5.000 M3 pada tahap kedua,” jelas Deni.

Reservoar ini berfungsi memperbaiki pengaliran ke arah Cibogor, Cimanggu Kecil, Cimanggu Hejo, Kayu Manis, Jasmine hingga ke arah Bubulak. Untuk itu dalam waktu dekat akan dilakukan pemasangan pipa diameter 700 cm dari mulai Korem sampai Peruahan Cimanggu Hejo. Dengan pipa baru ini diharapkan pelayanan ke arah Kayu Manis dan Kecamatan Bogor Barat bisa terlayani secara optimal.

Keberadaan pipa pipa tua merupakan salah satu penyebab belum optimalnya pelayanan PDAM selama ini. Padahal seperti kata Deni, “Saat ini PDAM mempunyai sisa produksi 140 liter perdetik.” Itu sebabnya selain memperbesar pipa jaringan juga akan dilakukan penambahan kapasitas produksi yang pada tahun ini direncanakan akan mendapat tambahan 600 liter per detik di Katulampa.(*)