Pawai Mobil Hias, Warga Kerubungi Badut Air PDAM
Oleh: Humas PDAM - dibaca 5906 kali sejak 07/06/2016 07:50:11


MOBIL hias PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor benar-benar jadi primadona dalam perhelatan Helaran Seni dan Budaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-534, Minggu (5/6). PDAM yang menampilkan empat badut karakter Mario, Luigi dan air jadi sasaran serfie warga yang menyemut di sekitar Jalan Sudirman dan Jalan Jalak Harupat.

Dalam penyelenggaraan pawai mobil hias kali ini, PDAM menampilkan reflika bangunan reservoir Merdeka, IPA Dekeng dan kantor PDAM. Lagu-lagu bertemakan Bogor, jingle PDAM, rekaman program HJB dan Bulan Ramadhan juga diperdengarkan sebagai sarana sosialisasi. Sementara itu, para pegawai PDAM mengiringi di sekitar kendaraan sembari membagikan flayer.

Warga bergantian berfoto dengan badut-badut tersebut. “Alhamdulillah warga cukup terhibur dengan tema mobil hias yang kami tampilkan,” kata Kepala Sub Bagian Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Nerry Agustina.

Helaran Seni dan Budaya tersebut dihadiri tak kurang dari 10 ribu seniman dan masyarakat Kota Bogor. Kegiatan yang juga melibatkan para seniman dan budayawan dari luar daerah Kota Bogor dibuka Walikota Bogor Bima Arya di kawasan Air Mancur Bogor.

Helaran diawali dengan rombongan berkuda Bima Arya yang didampingi wakil Usmar Hariman bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil serta unsur Muspida. Berdasar keterangan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor Shahlan Rasyidi merupakan salah satu upaya untuk memfasilitasi sanggar-sanggar seni binaan Disbudparekraf Kota Bogor dalam bentuk pagelaran kesenian.

Shahlan menambahkan, selain menampilkan sangar-sangar binaan, pada kegiatan ini pihaknya juga mengundang sanggar-sanggar diluar Kota Bogor. Khususnya sanggar yang memiliki jenis kesenian helaran seperti dari Kabupaten Subang, Kabupaten Bogor dan Cianjur. Untuk menambah semaraknya helaran ini pihak panitia juga melibatkan seluruh komponen masyarakat dari setiap kecamatan, sekolah, lembaga, badan sosial, OPD, perusahaan daerah dan swasta, serta organisasi lainnya diluar organisasi politik. (humas dan sosial)