PDAM Peduli Tuna Netra
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2306 kali sejak 26/07/2016 07:45:44

Turut Berpartisipasi dalam Tantangan Berbagi 1000 Buku Braille

BERBAGI ILMU: Walikota Bogor Bima Arya didampingi Ketua Pembina Yayasan Mitra Keluarga, Anita Ratnasari Tanjung pada acara Tantangan Berbagi Buku di Plaza Balaikota Bogor, Senin (25/7).

 

SERIBU relawan ikut berpartisipasi dalam Tantangan Berbagi Buku yang digelar perusahaan komputer IBM bekerjasama dengan Yayasan Mitra Keluarga dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Plaza Balaikota Bogor, Senin (25/7). Para relawan yang berasal dari beragam kalangan mulai siswa SMA/ SMK, mahasiswa, PNS dan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, ikut ambil bagian sebagai kota kehormatan yang pertama kali melakukan tantangan ini.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dalam ajang ini Kota Bogor mengumpulkan berbagai elemen dari relawan yang mempunyai komitmen membantu tuna netra. Melalui buku tuna netra dapat berkenalan dengan dunia. Maka, buku yang diketik harusnya buku yang bisa menambah pengetahuan tuna netra dan jangan sembarang buku.

Program ini berlatar belakang banyaknya penyandang Tuna Netra di Indonesia yang mencapai 3,5 juta orang, dan berbanding terbalik dengan jumlah buku braile berbahasa Indonesia. Merujuk data yang didapat IBM, saat ini koleksi buku braile berbahasa Indonesia hanya ada sekitar dua ribu saja. Hal ini membuat para tuna netra memiliki keterbatasan

Kota Bogor menjadi kota pertama yang menyelenggarakan kegiatan ini. Bima lalu menantang Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk menantang hal serupa. Bima beralasan, peran pemerintah untuk penyediakan kebutuhan buku dan audio bagi tuna netra sangat dibutuhkan.

“Program yang sangat mulia dan harus ditularkan virusnya ke Kota Lain untuk mendorong kerelawanan warga, maka saya tantang Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk bisa berbagi cinta dengan tuna netra,” tegas Bima.

Untuk kota Bogor sudah tercatat ada 500 relawan. Relawan ini bersedia untuk mengetik ulang buku konvensional ke dalam format digital. Kemudian akan diunggah melalui situs seribubuku.kebi.or.id. Sehingga kemudian buku ini dapat diakses melalui jaringan internet.

RELAWAN: Kepala Badan Litbang PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Hendra Setiawan turut berpartisipasi mengetik paragraf terakhir sebuah buku sebelum diupload ke situs seribubuku.kebi.or.id. (foto: humas dan sosial) 

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sendiri turut berpartisipasi dalam program ini. Kepala Badan Litbang PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Hendra Setiawan yang mewakili Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama H. Deni Surya Senjaya dalam acara tersebut mengapresiasi langkah Pemkot dalam begitu peduli terhadap keberadaan kaum disabilitas.

Hendra melanjutkan, PDAM pun peduli terhadap tuna netra, karena merupakan bagian dari warga Kota Bogor. “Mereka itu kan warga Kota Bogor juga. Mereka memiliki hak yang sama yang dilindungi undang-undang. Jadi kita turut berpartisipasi dengan menulis ulang buku-buku yang akan dikonversikan ke dalam huruf braile sesuai judul buku,” kata Hendra. (humas dan sosial)