IUWASH dan PDAM Kota Bogor Jalin Empat Rencana Kerja
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2365 kali sejak 11/01/2017 08:56:54



Sumber : Humas Pemkot Bogor

Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH) Plus kembali menjalin kontrak kerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor untuk lima tahun ke depan terhitung sejak Desember 2016 hingga 2021 mendatang. Terdapat sedikitnya empat rencana kerja yang akan dilakukan, diantaranya mencegah kebocoran air di pipa PDAM dan menerapkan efisiensi listrik.

Saat ini program kerja selama lima tahun masih sedang dikaji dan dirumuskan dengan OPD terkait tentang program sanitasi dan air bersih yang bisa dijalankan dan dikembangkan di Kota Bogor. “Rencana kerjanya masih dirumuskan mudah-mudahan sebelum Februari sudah bisa tanda tangan MOU.” ujar Water Sahanaya Regional Manager DKI, Jawa Barat dan Kabupaten Tanggerang seusai audiensi Selasa (10/1/2017) di Paseban Punta, Balaikota Bogor.

Sebelum ada rencana kerja, ia menuturkan, sebagai awal pekerjaan IUWASH bersama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor sudah mengidentifikasikan empat rencana kerja yang akan dilakukan. Pekerjaan pertama yakni Non Revenue Water (NRW) yakni mencegah adanya kebocoran air di jaringan perpipaan PDAM. Rencana kedua menerapkan energi efesiensi agar energi listrik yang digunakan PDAM saat memompa air tidak terlalu besar untuk meminimalkan biaya listrik.

Rencana kerja ketiga, lanjut Water, akan diperkenalkannya Geografik Information System (GIS) kepada pelanggan PDAM. GIS merupakan sebuah sistem atau aplikasi berbasis android yang bisa digunakan pelanggan untuk melaporkan jika adanya kerusakan. Program terakhir yakni Rancangan Pengamanan Air Minum (RPAM) di beberapa mata air di Kota Bogor yang debitnya sudah berkurang untuk diusahakan agar debit mata air tetap besar.
“Sumber mata air banyak yang debitnya sudah berkurang padahal kebutuhan air dan manusia semakin bertambah, kita usahakan agar sumber mata airnya tidak kering sehingga warga tetap bisa mendapatkan layanan air yang baik,” terangnya.

Menurutnya, seluruh program IUWASH berfokus kepada pencapaian target universal akses 100-0-100 yang artinya 100 persen pelayanan air bersih, 0 persen daerah kumuh dan 100 persen akses pelayanan sanitasi yang baik. Sehingga diharapkan goals yang dicapai pada 2021 yakni satu juta jiwa sudah mendapatkan akses pelayanan air bersih yang layak, 500 ribu jiwa sudah mendapatkan layanan sanitasi yang baik dan masyarakat mendapatkan layanan air minum 60 liter perhari.

“IUWASH Plus membantu Kota Bogor dan 31 kota/kabupaten lainnya yang masuk di program IUWASH Plus untuk mencapai itu. Sementara, pendanaan berasal dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau U.S.Agency for International Development (USAID) melalui Bappenas,” pungkasnya. (*)