Tingkatkan Kinerja, Dirut Mutasi Pejabat
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3780 kali sejak 05/06/2017 13:43:31



BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan mutasi sembilan pejabat di lingkungan PDAM Kota Bogor. Proses penyegaran posisi sejumlah pejabat ini diumumkan dalam acara lepas sambut Kepala Bagian (Kabag) Pelayanan Pelanggan (Pelpel) PDAM Kota Bogor Tutiek Heriaty di ruang rapat utama PDAM Kota Bogor, Jumat (2/6/2017).

Tutiek memasuki masa pensiun per 1 Juni 2017 setelah 30 tahun lebih berkarir di PDAM Kota Bogor. Posisinya kemudian digantikan Rafa Adi Galuh Agung yang sebelumnya Sekretaris Perusahaan (Sekper). Posisi Sekper ditempati Rinda Lilianti yang semula Kabag Produksi.

Kabag Transmisi dan Distribusi (Trandis) Adi Gunadi kembali dipercaya menepati Kabag Produksi yang ditinggalkan Rinda. Posisi Adi untuk sementara di-handle langsung Direktur Teknik Syaban Maulana hingga muncul Kabag baru.

Di tingkatan Kepala Sub Bagian (Kasubag), Kasubag Penanggulangan Kebocoran Dani Rakhamawan kembali dipercaya menjadi Kasubag Pengaliran dan Jaringan. Kasubag Pengaliran dan Jaringan Asep Supriyatna digeser menjadi Kasubag Perencanaan Teknik (Pertek). Kasubag Pertek Erdi Nuraedi bertukar posisi dengan Dani Rakhmawan.

Pada Bagian Produksi, Kasubag Laboratorium Asep Yoga bertukar posisi dengan kasubag Pengolahan Rudi Hermawan.

Di Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Kasubag Aset pada Satuan Pengawasan Intern (SPI) Yulieska Zaneta menempati posisi baru sebagai kasubag Administrasi Kepegawaian yang ditinggalkan almarhum Ruswandi. Posisi Riska untuk sementara di-handle Kepala SPI Handoyo.

Proses mutasi ini, kata Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya merupakan sesuatu yang biasa. “Mutasi ini semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta peningkatan kepuasan pelanggan,” kata Deni.

Menurutnya, proses mutasi ini tidak berlangsung begitu saja, tapi melalui kajian menyeluruh. "Sebelumnya kami telah melakukan pengkajian musyawarah rapat koordinasi di tingkat direksi. Mutasi ini hanya mengisi beberapa jabatan yang kosong dan pindah posisi jabatan," ucapnya.(humas dan sosial)