"Funergizer Learning" Dirut Motivasi Petugas Call Center
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2042 kali sejak 15/08/2017 16:50:26


BOGOR – Dalam rangka meningkatkan kemampuan petugas call center dalam melayani kebutuhan informasi dan penanganan keluhan pelanggan, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengadakan pelatihan karkater building “Funergizer Learning” di salah satu resort kawasan Caringin Kabupaten Bogor, Sabtu-Minggu (12-13/8/2017).

Acara dihadiri Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, Kepala Badan Litbang sekaligus PPK Jasa Lainnya Hendra Setiawan, Sekretaris Perusahaan Rinda Lilianti, Kepala Sub Bagian Humas dan Sosial Nerry Agustina serta Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Hamita Hanum.

Dalam pemaparannya, Deni menyampaikan PDAM Tirta Pakuan merupakan salah satu instansi yang paling sering menjadi sasaran pengaduan masyarakat. Hal tersebut karena tingginya kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor. Oleh karena itu, menurut Dirut, petugas Call Center harus siap menerima segala bentuk komplain dan keluhan dari pelanggan.

Deni mengatakan, sedikitnya ada tiga siasat yang perlu dipahami oleh petugas Call Center agar termotivasi untuk memberikan layanan terbaik. Pertama, petugas wajib memiliki kesadaran bahwa dirinya wajib melayani masyarakat. Kedua, petugas juga harus mau terus belajar tentang sistem pengelolaan air minum. Dan yang ketiga, petugas perlu menjadikan tempat kerjanya sebagai tempat belajar dan kesejahteraan.

Dirut berpesan agar menjaga sikap dan emosi saat menghadapi keluhan dari pelanggan. “Jangan sampai debatable,” kata dia mengingatkan.

Sementara untuk petugas Cleaning Service, Deni meminta kebersihan kantor untuk terus terjaga, terutama di bagian toilet. “Karena kebersihan toilet, terutama toilet khusus tamu atau pengunjung, merupakan pencerminan dari kebersihan kantor. Kalau toiletnya bersih, orang akan melihat kalau kantor kita itu bersih,” tegas Deni.

Menurut Deni, dalam bekerja seluruh pegawai PDAM, termasukseharusnya ada reward dan punishment. Apapun bentuknya, diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat memacu dan memotivasi para petugas untuk bekerja, dan mengingatkan mereka untuk meminimalisir kesalahan. “Sebaiknya ada reward dan punishment bagi petugas call center,” katanya.

Selama dua hari, 50 petugas Call Center dan Cleaning Service menjalani program pelatihan character building dan pembekalan dari PDAM dan vendor penyedia jasa tenaga PT Persada.

Setelah mendapat pembekalan dari narasumber, diharapkan petugas layanan memperoleh pengetahuan yang lebih banyak tentang program-program PDAM, dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. (humas dan sosial)