PDAM Bangga jika Layanan Baik
Oleh: Humas PDAM - dibaca 2725 kali sejak 14/09/2017 09:22:31

BOGOR – Sejumlah penghargaan bergengsi tingkat nasional diraih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sepanjang tahun ini. Namun itu tidak membuat PDAM bangga, selama pelayanan air bersih kepada 152.222 pelanggan masih belum optimal.

DIrektur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana mengatakan PDAM mengantongi dua gelar prestisius pada tahun ini, yaitu PDAM terbaik versi konsultan dari Australia dan PDAM sehat versi Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM).

“Kami tidak bangga dengan gelar-gelar itu, kalau masih banyak laporan-laporan air tidak mengalir. Kami lebih bangga kalau pelayanan kami sudah baik. Tidak ada lagi keluhan-keluhan air tidak mengalir atau air keruh,” papar Syaban saat menerima kunjungan studi banding Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) di ruang rapat utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rabu (13/9/2017).

Sebanyak sebelas anggota DPRK dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan studi banding pengelolaan PDAM di PDAM Kota Bogor. Syaban mengatakan, PDAM Kota Bogor sedang membangun sejumlah infrastruktur baru dan peningkatan fungsi beberapa instalasi untuk mendukung program penyediaan air bersih kepada masyarakat Kota Bogor.

“Saat ini suplay dan demand kita sudah seimbang. Jadi mau tidak mau, kita harus menambah kapasitas produksi dengan membangun instalasi baru. Apalagi kami ditargetkan memenuhi cakupan 100 persen air minum pada tahun 2019,” kata Syaban.

Sejumlah program penambahan kapasitas produksi sudah disiapkan PDAM untuk memenuhi cakupan layanan 95 persen air bersih dari perpipaan. Di antaranya pembangunan SPAM Katulampa 300 l/det, optimalisasi WTP Dekeng 300 l/det, uprating SPAM Cikereteg 100 l/det, uprating SPAM Palasari 50 l/det serta peningkatan SPAM untuk zona 6.

Sementara untuk memenuhi program kontinuitas layanan 24 jam, PDAM berencana membangun dua reservoir di Gunung Batu dan Jalan KH Sholeh Iskandar. PDAM pun akan melakukan penggantian pipa AC sepanjang 130 KM, pembangunan District Meter Area (DMA) dan program penggantian serta tera meter.

“Semua kami lakukan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Bogor bisa lebih optimal,” kata Syaban.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon terkesan dengan program-program yang disampaikan direksi dan manajemen PDAM Kota Bogor. Fadlon mengatakan, ilmu yang didapat di PDAM Kota Bogor akan didiskusikan dengan Pemkab dan PDAM Aceh Tamiang untuk diimplementasikan.

“Kami akan berkunjung lagi ke PDAM Kota Bogor bersama perwakilan PDAM untuk sama-sama belajar pengelolaan PDAM. Sebab kami juga ingin PDAM Aceh Taming bisa sebaik PDAM Kota Bogor,” kata Fadlon. (humas dan sosial)