Pihak Bocimi Belum Siap, Koneksi Kembali Ditunda
Oleh: Humas PDAM - dibaca 4720 kali sejak 24/10/2017 08:46:14

Proses tahap I relokasi pipa PDAM di area pembangunan tol Bocimi September lalu. (doc. humas dan sosial)

BOGOR - Pengerjaan relokasi dan koneksi tahap II pipa HDPE 600 mm di area pembangunan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) yang semula dijadwalkan Selasa (24/10/2017) ditunda. Pihak pengembang Bocimi belum siap merealisasikan pekerjaannya sehingga harus dijadwal ulang pada waktu yang ditentukan kemudian.Hasil pemantauan tim dari Direktorat Teknik PDAM di lokasi dan koordinasi dengan pihak Bocimi pada Senin sore (23/10/2017) memastikan bahwa pengerjaan relokasi tidak memungkinkan dikerjakan pada hari Selasa.
“Teman-teman di lapangan memantau langsung kondisi di lapangan. Kami lihat ini belum siap benar. Asesoris belum semuanya tersedia. Akhirnya kami putuskan bahwa pengerjaan relokasi tidak jadi dilaksanakan hari Selasa,” kata Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Syaban Maulana, Senin (23/10/2017).
Ade, sapaan akrab Syaban Maulana mempersilakan pihak pengembang Bocimi untuk mempersiapan segala kebutuhan relokasi dengan matang. Hal ini untuk menjaga pelaksanaan koneksi agar sesuai dengan waktu yang dijadwalkan dan untuk menjaga pelayanan kepada 17.000 pelanggan PDAM di wilayah zona 1.
“Jadi, kalau pengerjaannya delapan jam, ya harus selesai delapan jam. Jangan sampai jadwalnya sudah ditentukan (delapan jam), tapi realisasinya molor. Kalau sampai molor, makan proses recovery-nya juga akan lebih lama. Ini berdampak pada gangguan pelayanan yang lebih lama,” kata Ade.
Sebelumnya, jajaran direksi PDAM memang tidak memaksakan relokasi dikerjakan pada Selasa. Ade menunggu disiapan pihak pengembang Bocimi untuk mengerjakan relokasi pipa sepanjang 700 meter tersebut.
Selain itu, PDAM pun akan menyesuaikan waktu koneksi pipa HDPE 18” di perbukitan Bojong Koneng agar berbarengan dengan koneksi di area tol Bocimi
“Relokasi dan koneksi pipa PDAM akan ditunda pengerjaannya. Mungkin bisa pekan depan. Waktu pastinya, akan kami umumkan secepatnya,” tutup Ade. (humas dan sosial)