PDAM Ketiban Untung
Oleh: Humas PDAM - dibaca 3864 kali sejak 05/03/2015 05:11:16

 

Manajemen PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor benar-benar ketiban untung, karena memperoleh hibah areal mata air dari Bakrie Land. Ini sangat strategis dalam mengatasi kekurangan pasok air di wilayah Bogor Selatan.

“Rencana ini sedang kami kaji, karena memang untungnya buat warga. Yang harus diperhatikan adalah pengelolaan kawasan ini secara menyeluruh,” ungkap Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, didampingi Dirut PDAM Tirta Pakuan, Untung Kurniadi di sela-sela survei ke lokasi mataair Cisalada itu, Rabu (4/3).

 

Menurut dia, yang harus diperhatikan adalah proses pemilihan lahan seluas 75 hektare yang diajukan pihak Bakrie Land untuk dikelola. “Harus diperhatikan lahan mana yang bisa dikonversi dan mana yang harus dikonservasi,” tegasnya.

 

Areal seluas 6.000 meterpersegi yang akan dihibahkan itu berada di wilayah Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut rombongan Bakrie Land Group dipimpin oleh Taufik Syeh Abubakar, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono dan Sopian, Camat Bogor Selatan Usman, Kepala Dinas Binamarga dan Sumberdaya Air Kota Bogor, Sudraji, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Bogor, Denny Mulyadi, Lurah Desa Mulyaharja, Deden Hidayat, serta rombongan PDAM Tirta Pakuan.

 

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Pakuan, Untung Kurniadi mengungkapkan, pihaknya sudah menyusun studi kelayakan terkait hal ini. “Wilayah di Bogor Selatan memang masih membutuhkan pasokan air bersih. Dengan dihibahkannya mata air tersebut, rencana akan kami kombinasikan dengan air permukaan dari Sungai Cipinang Gading, sehingga dapat memasok ke wilayah Bogor Selatan dan sekitarnya. Dengan demikian, PDAM dapat melayani masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Kapasitas mata air tersebut, setelah dikombinasikan dengan air di Sungai Cipinang Gading, jelas Untung, diperkirakan mencapai 100 liter/detik yang dapat memasok 6.000 SL (Sambungan Langsung). *Mochamad Ircham-Jurnal Bogor*